Rabu, 02 November 2011

Optimis vs Pesimis


Ada orang yang selalu optimis dengan apa yang akan ia dapatkan. Ada pula yang selalu pesimis dengan apa yang mereka dapatkan
Orang pun beranggapan optimis itu lebih baik dari pesimis. Yah mungkin mereka beranggapan dengan optimis kita mampu mengembangkan diri kita. Namun ada yang lebih memilih pesimis karena ia merasa tak mampu.
Kenyataannya apakah pesimis itu gak ada gunanya? Kenyataannya orang pesimis lebih mengutamakan keselamatan mereka. Sebagai contoh manusia pingin bergerak lebih cepat, orang optimis membuat sepeda motor dan orang pesimis membuat helm.
Coba bayangin kalau orang yang menemukan motor tidak berpikir pesimis, pasti mereka tidak akan membuat rem. Jadi pesimis itu harusnya menyempurnakan optimism.

Senin, 31 Oktober 2011

Belajar Dari Engineering Agar Tidak Korupsi


Engineering atau dalam bahasa Indonesia teknik adalah disiplin ilmu yang berkaitan dengan penerapan ilmu pengetahuan. Ada yang mengartikan engineering adalah suatu seni yang berhubungan langsung dengan matematika dan sains
Banyak orang yang beranggapan teknik adalah kegiatan bengkel yang kasar dan kotor, padahal teknik itu indah dan bermanfaat karea itu adalah sebuah seni dari penerapan sains. Semua alat yang dipakai itu semuanya adalah hasil dari disiplin ilmu keteknikan, mulai dari sekedar pensil sampai smartphone kalian adalah karya orang teknik.
Di dalam teknik kami mengenal beberapa standar misalnya ISO dan SNI. Standar itu dibuat agar kita bisa membuat sesuatu yang berkualitas, efisien dan aman. Semuanya akan kacau bila kita tidak memperhatikan standar itu.
Disini saya mengaitkan hal tersebut dengan korupsi karena ada kesamaan yaitu jika kita tidak patuh dengan standar atau korupsi semuanya jadi kacau dan bahkan berbahaya.
Di teknik kita mengenal standar sebagai suatu batasan yang boleh diambil sebagai toleransi bukan sebagai sesuatu yang dipakai untuk mengambil keuntungan. Kalau orang korupsi kan sok toleran tapi untuk kepentingan diri sendiri.
Kalau di teknik kita mengusahakan sesuatu berjalan secara efisien untuk mendapakan keuntungan tetapi kebanyakan kita berusaha agar boros (mark up) agar memperoleh keuntungan. Barang seharga x ditulis x+100y.
Coba deh bayangin kalau orang berpikir efisien ala orang teknik. X ya x, y ya y, semua pasti dan berstandar gak perlu x+100y atau y-100x. karena kita tau setiap kecurangan yang kita masukan ke sistem itu akan mengacaukan sistem itu.
Kecurangan di dalam suatu sistem itu bagai kanker kalau dibiarkan lama-kelamaan akan menyebar dan membunuh kita. Dan kalau kita biarkan bahan penyebab kanker semisal rokok kita biarkan masuk ya pasti lama kelamaan akan jadi kanker terus menyebar dan yah tau sendiri lah apa hasilnya.
Jadi budayakan bekerja efisien sesuai standar gak cuma standar buatan manusia tetapi standar pasti yang telah dibuat oleh Tuhan. Karena jika kita berjalan sesuai dengan standar maka kemudahan dan keuntungan itu adalah hal pasti yang akan kita dapatkan. Memang hal yang sulit pasti menghasilkan sesuatu yang luar biasa tetapi kita juga harus ingat kalau mempersulit diri sendiri gak ada gunanya. Gak perlu korupsi gak perlu menyusahkan diri cukup berusaha efisien.

Jumat, 28 Oktober 2011

Banggalah pada dirimu


Liat dirimu entah kamu gendut, kurus, pendek, jangkung, item, putih, albino, atau laianya. Terkadang orang lain tak peduli seperti apa kita. Namun kadang kita berlebihan melihat seperti apa diri kita, ingin seperti dia, ingin lebih tinggi, ingin lebih kurus, ingin lebih putih, samapai kita kadang zalim terhadap diri sendiri.
Yang rambutnya kriting dilurusin, yang gemuk diet ekstra, yang item pakai pemutih, yang giginya gak rata dipagerin, bahkan yang gak puas sampai operasi plastik. Apakah itu cukup?
Jelas tidak. Tak aka nada kecukupan jika kita tidak mencukupkan diri. Coba liahat mereka ada yang karang tinggi tapi juga bias sukses, ada yang kulitnya hitam malah jadi wanita dengan penghasilan tertinggi di dunia, ada yang kurus juga bias sukses.
Itu semua karena mereka menghargai diri mereka sendiri. Gausah jauh-jauh temanku si Budi Widodo atau sering dipanggil Budenx pasti banyak yang kenal, coba yang kenal cek apa yang buat kalian cepat hafal pasti karena ia gendut. Begitulah ia mendapat keuntungan tersendiri ia jadi lebih cepat dihafal orang.
Coba kalau dia punya fisik yang biasa aja pasti sulit dihafal orang. Ada lagi adeku si Fitri rambutnya yang kriting bikin orang cepet hafal, baru aja ketemu Mas Agus (penjual Roti bakar depan Stasiun Wates), Mas Agus langsung hafal, padahal lihat pertama kali cuma dijalan. Jadi semua orang tu harus mecukupkan diri dengan fisiknya karena setiap karunia Tuhan pasti ada tujuan baiknya.
Gausah pakai yang aneh-aneh. Tak ada yang namanya aneh atau freak yang ada hanya berbeda atau unik.

Minggu, 16 Oktober 2011

Orang tak ingin dobohongi, tetapi mereka tak ingin tahu kebenaran


Pada tahukan kalau tanggal lahir di FBku sering kuganti-ganti, sebernarnya itu cuma sekedar ingin meneliti bagamana pola pikir dalam memahami kebohogan yang berulang-ulang.
Awalnya banyak yang tak tahu, dan akhirnya aku tertawa sendiri karena telah mengganggu orang. Bulan selanjutnya lagi kuganti tanggal lahirku sudah banyak yang tahu kalau itu bohong. Kulakukan berkali-kali hingga banyak sekali orang yang tahu semua hanya ulahku.
Dari fakta yang ada semuanya tak mau dibohongi. Itu memang sifat dasar manusia yaitu tak ingin dibohongi. Sebenarnya setiap membuat ulah pasti kutulis apa yang sebenarnya yaitu tanggal lahir itu adalah hari penting dalam sejarah dan juga kuberi tahu bahwa ultahku bulan Oktober. Walau sudah diberi tahu fakta yang sebenarnya ada beberapa orang yang mungkin ingin terlihat keren dan tak ingin terlihat seperti orang yang dibohongi, ada yang menulis “selamat ya, korbanya banyak sekali” “setahun ultah kok berkali-kali” “ini meragukan ultah beneran atau tidak” dan pasti banyak yang memilih diam agar tak terlihat bodoh.
Apakah alasan orang tak ingin dibohongi? Apakah mereka hanya tak ingin terlihat bodoh? Atau mereka memang bodoh?
Pernahkan melihat film The Prestige yang menceritakan tentang bagaimana ilusi atau kebohongan itu dibuat untuk menghibur, bagaimana sesungguhnya orang yang ingin tahu tapi tak pernah menemukan jawaban, karena mereka sebenarnya tidak mencari, mereka hanya ingin dibodohi. Bagaimana sebuah pengorbanan untuk sebuah kebohongan.
Aku tahu pasti pada mengira aku hanya orang aneh, tapi ini sedikit pengorbanan untuk belajar, untuk memahami bagaimana orang yang dibohongi, bagaimana resiko dari semua kebohongan itu.

Sabtu, 11 Juni 2011

My Dream on Electrical Engineering

“Argh!! Mati listrik padahal aku belum mandi” itulah kata-kata yang sering ku ucapkan saat mati listrik. Haha karena entah kenapa PLN tu sering matiin listrik antara jam 6 sore sampai jam 7 malam yang mana itu adalah waktu untuk ritual mandiku. Jujur aku lebih suka kalo jam segitu mati listrik apalagi kalau langit cerah dan bulan baru pasti langitnya subhanalla tanpa polusi cahaya.
Listrik adalah salah satu energi yang menjadi kebutuhan utama manusia modern. Mulai dari penerangan, alat-alat elektronik sampai buat nyetrum orang. Sadar atau tidak pokok kebutuhan manusia tak hanya soal pangan, sandang dan papan. Manusia sekarang membutuhkan energi untuk mencukupi kebutuhan meraka dan menjalankan perekonomian. Jadi tak salah kalo Cevron, Exxon-mobile bisa menjadi perusahaan raksasa multinasional cuma bergelut dalam bidang energi.
Energi listrik adalah energi yang paling efisien dan fleksibel. Energi listrik sangat mudah didistribusikandan mudah sekali untuk digunakan. Kita tinggal tancepin stop kontak kalau kita mau memanfaatin energi listrik. Sampai-sampai kalo dulu waktu sering wifian di Telkom tinggal tancep aja laptop ke stopkontak yang punya angkringan.
Karena aku suka sekali penerapan dari sains aku pun memilih untuk masuk ke bidang teknik (engineering) yaitu teknik elekro (electrical engineering) walau yang kuambil adalah bidang kependidikan. Jujur pinginya sih yang bukan pendidikan, gak bisa ngebyangin kalo besok ngebimbing anak SMK yang mungkin lebih parah dari aku dulu pas SMA.
Mungkin banyak mending otomotif, informatika, sastra, atau kedokteran karena lebih keren dan lebih dikenal. Tetapi bayak orang tak tahu kalau meraka semua selalu membutuhkan professional di bidang elektro. Sebagai contoh rumah sakit tempat professional bidang kesehatan meraka butuh kehandalan dari instalasi listrik, bayangkan kalau lagi operasi trus listrik mati nyawa orang jadi taruhannya.
Salah satu impian saya dibidang ini adalah membuat sebuah PLTN yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listik tanpa emisi carbon. Mesti pada kepikiran “gimana kalo entar kecelakaan terus kayak Chernobyl atau Fukushima?”PLTN yang ingin ku kembangkan jauh berbeda dari kedua PLTN itu. PLTN yang kumaksudkan adalah PLTN yang menggunakan FUSI NUKLIR bukan FISI NUKLIR. Pasti pada gak tau apa bedanya. Pada fusi reaksi yang terjadi adalah pmecahan atom, sedangkan pada fusi adalah penggabungana atom. Contoh reactor fusi adalah bintang yang menggabungkan atom Hidrogen menjadi Helium, walau ada juga bintang yang meraksikan penggabungan Helium menjadi Carbon (bintang ini adalah bintang merah raksasa yang ukurannya jauh lebih besar dari matahari).
Pernah lihat film Spiderman 2? Difilm itu dikisahkan Doctor Octopus dengan eksperimennya tentang membuat matahari mini menggunakan Tritium (Hidrogen dengan massa atom 3). Dalam film itu terdapat fiksi ilmiah yang benar-benar ingin aku wujudkan. Bayangkan energy melimpah tanpa polusi.
Terus ada juga film IRONMAN dengan Reaktor busur yang berbahan bakar palladium. Ide itupun juga sangat revolusioner dengan reactor yang hanya berukuran genggaman tanagan.
Nah malah ngaco nyasar ke film sci-fi, tapi memang sih film tersebut juga terinspirasi oleh kegiatan penelitian tentang fusi dingin, lho apa lagi ni “fusi dingin”? kita semua tau seberapa panas matahari untuk mereaksikan Hidrogen yang butuh jutaan kelvin. Fusi dingin adalah reeaksi fusi pada suhu rendah.
Mengenai fusi dingin memang adalah sesuatu yang sangat kontroversi ada ilmuan yang mengaku reaksi tersebut terjadi dengan bantuan palladium, walau tak pernah bisa dibuktikan. Sebuah pertanyaan bagaimana mempercepat benda tanpa menaikan suhunya, itu adalah kendala yang begitu sulit untuk dipecahkan. Sebenarna aku punya ide agak gila jika tidak bisa dipercepat kenapa bukan waktunya yang diperlambat? Dalam teori relativitas hal itu tak mustahil.
Sepertinya ide tentang reactor fusi dingin mustahil jadi lebih baik kita meniru cina dengan raktor torium yang lebih aman dari uranium. Atau paling tidak kita berusaha mengembangkan energy dari geothermal angina dan arus laut.
Tapi semua itu adalah sebuah mimpi besar yang suatu saat ingin kuwujudkan demi memenuhi kebutuhan energy bagi semua orang. Gak ada lagi istilah mati listrik, pemadaman bergilir, kekurangan pasokan listrik dan lupa belum bayar listrik.
Entah bagaimana suatu saat nanti kita bisa menciptakan energy yang benar-benar efisien dan menghentikan era kecanduan BBM.

Kamis, 02 Juni 2011

Lupa gak mandi dari kemarin

Jam 1 siang aku baru mandi, waktu mau mandi baru sadar kalo dari kemarin belum mandi. Maklum lah dari kemarin sakit flu dan demam jadi males mandi deh.
Setelah buka baju, hm dah bau banget sih hahaha. Waktu udah ngguyurin air kebadan terus ku sabunin ebuset dakinya buanyak banget, kayak kulitnya ngelupas ngeluarin zat berwarna abu-abu agak kecoklatan.
Aneh bin ajaib dari kejadian menjijikan itu aku jadi sadar. Sebenernya aku tu memang kotor banget kayak badan yang gak dibersihin berhari-hari. Ujian nyontek 100% kalo gak bisa nyontek pasti dapet 0. Tugas bisanya cuma mengcopi kerjaan temen terus disalin jadi kerjaan sendiri.
Dan aku juga sadar kalu aku dulu-dulu banget ampe lupa, suka sekali yang namanya sains. I love mathematic, I love physic and I love science. Tapi itu seperti yang dah ku bilang diatas itu paling enggak udah 5 tahun yang lalu sampai lupa. Masih keinget dimarahin ma Pak Guryadi gara-gara gak pernah garap tugas tapi anehnya ulangan nilainya bagus terus, sampai dimasukin ke seleksi olimpiade.
Waktu SD/SMP jujur lupa, saat teman-teman ngefans sama artis, superhero dll aku malah ngefans sama Thomas Alpha Edison, gara-gara ngebaca buku kakaku yang salah satu isinya merupakan biografi tokoh tersebut. Aku pun sempat berangan-angan seperti beliau yang walau waktu kecil dikatain “otaku udang” tetapi berhasil menjadi penemu terbesar dalam sejarah umat manusia. Bahkan sampai sekarang rekor orang dengan jumlah paten terbanyak masih milik beliau dan belum terpecahkan.
Impian besar melawan masa remaja yang labil. Ngerokok, membolos, males-malesan itulah efek dari labilitas masa remaja eh kurang failed relationship juga banyak berpengaruh. Sampai nyesel gara-gara pinter cuman nanggung jadi tersesat ke jurusan yang sulit banget dilalui kalau masalah diatas belum terselasaikan.
S2 adalah gelar minimal yang ingin ku capai paling tidak dapet lah tambahan nama di belakang MT buat ngetutupin gelar S. Pdt yang kemunggkin akan telat ku terima gara-gara setahun pertama udah ku kacaukan. Namun itu jelas gak bakalan mudah, gak kaya orang menghafalin buku buat ngerjain soal. Itu harus tak cuma hafal teori tetapi harus bener-bener paham. Masak nyerah cuma gara-gara nemuin dosen Pak Imam sama Pak Nomo yang bikin pusing kepala karena bingung. Ditambah dosen kaya Pak Harto dan Pak Pangat yang sering ikutan bolos kagak ngajar kuliah.
Dalam tahun ini harus merubah sikap, 5 tahun lagi harus bisa Lulus dengan IPK lebih dari 3.0 plus tambahan gelar D3. Mungkin itu adalah hal realistis yang harus dicapai terlebih dahulu sebelum gelar MT, DR dan Profesor yang Insyaalla akan berusaha kudapatkan.
Selalu ingat bahwa karunia dari Tuhan harus digunakan untuk kemakmuran sesama. Selalu ingat bahwa tanpa diajari cuma dengan logika aku bisa dapat nilai tertinggi matematika saat SD (gurunya lupa ngajarin bab itu), selalu ingat cuma dengan 2 dari 3 rumus GLBB aku bisa dapat nilai tertinggi fisika saat SMA. (karena rumus yang terakhir gak hafal) Selalu ingat bahwa orang jenius bisa melalui dari A-Z tanpa melewati huruf B dan C. Dan selalu yakin aku tak hanya bisa melihat jalan rusak ini, aku juga bisa melaluinya.
Dan juga ingat sindiran Pakdhe yang bilang: “Anak sekolah jaman sekarang tu udah digampangin malah bisanya cuma males-malesan. Dulu tu belajar cuma pake lampu minyak. Gambar teknik cuma pake penerangan seadanya. Seandanya jaman dulu gampang kayak sekarang pasti saya sudah jadi professor.”

Kamis, 14 April 2011

NGLAJU!!!!!!!!!

Kuliah ngaju, yah beginilah caraku menunutut ilmu, setiap hari selalu bangun pagi, nyiapin makan, nyipin barang bawaan, nyiapin motor, bremm ngebut 30an Km ke arah timur hanya untuk tidur di kelas.
Begitulah kuliah 2 semester awalku, harusnya sih dapet nilai A semua sayang dosennya kolot atau akunya yang bego sampai 10 sks harus mengulang. Parah juga ni kalo kuliah gini terus gak bakal maju.Bahka kemarin sempat males banget kuliah untung ada beberapa temen yang ngasih dukungan makasih buat Mbak Kiki ma Ika.
Nglaju lagi nglaju lagi, padahal rencana awal tu semester dua mau nyoba kos sayang mbakku kepinteren sampai diterima CPNS di dua tempat kena denda 10 juta deh (10 juta beli iPhone dah sisa).
Untung semester ini jadwal kuliah cuma 4 hari lumayan sabtu minggu senin gak ada kuliah. Tapi hal itu juga ada konsekuensinya kuliah hari selasa ma kamis sampai jam 6.30 dikurangi sedikit konpensasi ala proklamasi "dengan tempo yang sesingkat-singkatnya"
Terus apa sih untungya ngaju, menurut bayak orang sih gak ada malah cuma bikin capek. Padahal kalo nglaju itu yang paling kerasa banget tu betapa pentingnya waktu jadi kita bisa menghargai waktu. Kadang dosen telat 5 menit saja dah bikin marmos
sekian dulu moga bermanfaat buat calon-calon anak kuliah.

iklan

loading...

Memasak Beras Menjadi Nasi atau Lontong di Alam Bebas

foto: nationalgeographic.co.id Sumber energi selalu kita butuhkan, apalagi saat kita berpetualang di alam bebas. Kebanyakan dari kita se...

Popular Posts